Harmoni Iduladha di Batam: HKBP Batam Centre Donasikan Tiga Kambing Kurban untuk Warga Muslim.

Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Ressort Batam Centre kembali menunjukkan komitmennya dalam merajut tali persaudaraan lintas iman dengan menyalurkan tiga ekor kambing kurban kepada masyarakat Muslim di sekitar gereja. Aksi kepedulian sosial ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha tahun ini, menjadi simbol nyata toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman Kota Batam.

Program diakonia, atau pelayanan kasih, yang menjadi agenda tahunan HKBP Batam Centre ini, bertujuan untuk memperkuat hubungan harmonis antarumat beragama serta mewujudkan kepedulian sosial yang inklusif. Penyaluran hewan kurban tersebut difokuskan di tiga lokasi berbeda di Kota Batam, menjangkau komunitas Muslim yang berada dekat dengan lingkungan gereja.

Tiga lokasi penerima manfaat tersebut adalah RW 04 Masjid Nurul Yaqin, RW 06 Masjid Al Hikmah Taman Hang Tuah, dan RW 11 Masjid Baitul Ummah Perumahan Oma, semuanya berada di wilayah Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota. Distribusi yang merata ini memastikan bahwa semangat berbagi dapat dirasakan oleh lebih banyak warga.

Pdt. Marudut Simanjuntak, selaku Pendeta HKBP Batam Centre, memimpin langsung jalannya penyerahan hewan kurban ini. Beliau didampingi oleh Dewan Diakonia HKBP Batam Centre yang diketuai oleh JP Simamora, serta Seksi Kemasyarakatan RTH Panjaitan beserta tim diakonia lainnya, menunjukkan sinergi internal gereja dalam melaksanakan misi sosialnya.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin terus menanamkan nilai kebersamaan, saling menghormati, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Batam yang majemuk," ungkap Pdt. Marudut Simanjuntak pada Rabu (27/5) lalu. Pernyataan ini menegaskan visi gereja untuk tidak hanya berfokus pada jemaatnya sendiri, tetapi juga menjadi bagian integral dari komunitas yang lebih luas.

Pdt. Marudut, yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan lintas agama di Kota Batam, menekankan pentingnya merawat semangat persaudaraan demi terciptanya kedamaian dan kerukunan. Baginya, toleransi bukan sekadar wacana, melainkan sebuah aksi nyata yang harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Baca Juga :  Skandal Narkoba Guncang Kaltim: Dua Perwira Reserse Diduga Terlibat Jaringan Bandar, Polda Kaltim Bertindak Tegas

Aksi sosial yang mulia ini disambut hangat dan mendapat respons positif dari perwakilan warga serta pengurus masjid yang menerima bantuan hewan kurban. Mereka mengapresiasi inisiatif HKBP Batam Centre sebagai jembatan persaudaraan yang kokoh.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan seluruh jemaat HKBP Batam Centre atas kebersamaan dan kepedulian yang terus terjalin dengan masyarakat di lingkungan sini," ujar Suhedi, salah satu perwakilan penerima hewan kurban dari Masjid Al Hikmah Taman Hang Tuah. Ungkapan tersebut mencerminkan rasa syukur dan harapan akan keberlanjutan hubungan baik ini.

Diakonia, sebagai salah satu pilar pelayanan gereja, memang memiliki peran sentral dalam ajaran Kristen untuk mewujudkan kasih Tuhan melalui tindakan nyata kepada sesama. Dalam konteks ini, program hewan kurban HKBP Batam Centre tidak hanya memenuhi kebutuhan materiil, tetapi juga secara fundamental membangun jembatan spiritual dan emosional antara komunitas yang berbeda keyakinan.

Batam, sebagai kota industri dan perdagangan yang berkembang pesat, merupakan rumah bagi berbagai suku, agama, dan budaya. Keberagaman ini adalah kekayaan yang harus dijaga dengan baik. Inisiatif seperti yang dilakukan oleh HKBP Batam Centre menjadi contoh nyata bagaimana perbedaan dapat menjadi kekuatan untuk saling mendukung dan membangun.

Perayaan Iduladha sendiri, yang identik dengan penyembelihan hewan kurban, merupakan momen penting bagi umat Islam untuk berbagi rezeki dan menunjukkan empati kepada sesama, terutama mereka yang kurang mampu. Ketika gestur berbagi ini datang dari komunitas agama lain, maknanya menjadi semakin dalam, melampaui batas-batas keyakinan dan menunjukkan esensi kemanusiaan universal.

Tindakan HKBP Batam Centre ini sekaligus menguatkan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, yang menuntut seluruh elemen bangsa untuk saling menghormati dan bekerja sama tanpa memandang latar belakang. Ini adalah pelajaran berharga tentang bagaimana kerukunan umat beragama dapat dipraktikkan secara konkret, menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis.

Baca Juga :  Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Numpang Lewat Saja di Tahun 2026

Diharapkan, langkah HKBP Batam Centre ini dapat menjadi inspirasi bagi organisasi keagamaan dan komunitas lain untuk terus menggalakkan program-program yang mendorong persatuan dan kepedulian sosial. Dengan demikian, semangat kebersamaan dan toleransi akan terus tumbuh subur di Kota Batam, menjadi fondasi kokoh bagi pembangunan dan kemajuan masyarakat secara keseluruhan.