Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: KAI Raup Hampir 600 Ribu Penumpang, Rute Favorit Ini Jadi Primadona!

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan signifikan dalam penjualan tiket kereta api selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, dengan total 584.695 tiket terjual. Angka impresif ini menunjukkan tingginya animo masyarakat dalam memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk perjalanan wisata maupun silaturahmi. Periode liburan ini berlangsung dari Rabu, 13 Mei 2026, hingga Minggu, 17 Mei 2026, menjadi momentum penting bagi sektor transportasi nasional.

Keberhasilan KAI mengamankan hampir 600 ribu penumpang sepanjang lima hari libur nasional tersebut mengindikasikan kepercayaan publik yang kuat terhadap layanan kereta api. Data operasional yang dirilis KAI menunjukkan tren peningkatan volume penumpang menjelang akhir pekan panjang, sebuah pola yang kerap terjadi setiap kali ada kesempatan libur bersama yang mendorong mobilitas masyarakat.

Salah satu rute yang paling diminati adalah KA Airlangga relasi Pasarsenen – Surabaya Pasar Turi, yang berhasil menarik perhatian 19.303 pelanggan. Rute yang menghubungkan ibu kota dengan salah satu kota terbesar di Jawa Timur ini selalu menjadi pilihan utama bagi para pelancong dan pemudik. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyoroti bahwa pemilihan kereta api sebagai moda transportasi utama sangat dipengaruhi oleh faktor kenyamanan dan kepraktisan yang ditawarkan.

"Kereta api masih menjadi pilihan masyarakat untuk menikmati libur panjang karena perjalanan terasa lebih santai dan praktis," ujar Anne Purba. Ia menambahkan, kemudahan aksesibilitas stasiun yang strategis di pusat kota menjadi nilai tambah signifikan bagi para penumpang. Dengan kereta api, pelanggan dapat langsung tiba di jantung kota tujuan, memudahkan mereka untuk melanjutkan perjalanan wisata atau kegiatan lainnya tanpa perlu menghadapi kemacetan jalan raya. Faktor ini berperan besar dalam mendorong tingginya permintaan tiket.

Baca Juga :  Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Numpang Lewat Saja di Tahun 2026

Meskipun volume penjualan mencapai puncaknya, KAI memastikan bahwa ketersediaan tempat duduk masih bersifat dinamis dan terus diperbarui secara berkala. Anne Purba mengimbau calon penumpang untuk aktif memantau kanal pembelian resmi seperti aplikasi Access by KAI. "Pelanggan dapat memantau ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya," tambahnya, menekankan kemudahan akses informasi bagi masyarakat yang ingin merencanakan perjalanan.

Daftar sepuluh rute terfavorit selama periode 13-17 Mei 2026 tidak hanya didominasi oleh relasi antar kota besar, tetapi juga rute-rute menuju destinasi wisata. Setelah KA Airlangga, KA Serayu (Pasarsenen – Purwokerto) menyusul dengan 17.313 pelanggan, menunjukkan popularitas perjalanan ke Jawa Tengah dari Jakarta. Rute domestik yang melayani perjalanan antar kota di satu provinsi seperti KA Pandanwangi (Jember – Ketapang) dan KA Putri Deli (Medan – Tanjung Balai) juga masuk dalam jajaran teratas, menegaskan peran kereta api dalam mendukung mobilitas regional di berbagai pulau.

Secara berurutan, KA Pariaman Ekspres (Pauh Lima – Naras) di Sumatera Barat, KA Pangrango (Bogor Paledang – Sukabumi) di Jawa Barat, dan KA Sri Tanjung (Lempuyangan – Ketapang) yang melintasi Jawa dan menghubungkan hingga ke ujung timur Jawa, turut menjadi favorit. Rute KA Joglosemarkerto yang menghubungkan kota-kota di Jawa Tengah dan DIY, serta KA Rajabasa (Tanjung Karang – Kertapati) di Sumatra bagian selatan, juga menunjukkan daya tarik kuat sebagai penghubung ekonomi dan pariwisata. Melengkapi daftar, KA Parahyangan (Gambir – Bandung) tetap menjadi pilihan utama untuk perjalanan singkat antar ibu kota provinsi, dengan 11.857 pelanggan.

Analisis data okupansi harian memberikan gambaran pola perjalanan masyarakat selama libur panjang. Puncak keberangkatan tercatat pada hari Rabu, 13 Mei 2026, dengan 161.028 tiket terjual, mengindikasikan banyak penumpang memulai perjalanan di awal libur untuk memaksimalkan waktu. Hari Kamis menyusul dengan 131.206 tiket, sementara hari Jumat mencatat 80.453 tiket terjual, yang mungkin menunjukkan adanya fleksibilitas dalam jadwal keberangkatan.

Baca Juga :  Kabar Baik Bagi Pengendara! DKI Jakarta Tiadakan Ganjil Genap 14-15 Mei 2026, Ini Alasannya.

Pada akhir pekan, tren kembali meningkat dengan 91.051 tiket terjual pada Sabtu, dan 120.957 tiket pada hari Minggu. Angka pada hari Minggu ini kemungkinan besar didominasi oleh perjalanan kembali ke kota asal, menandai berakhirnya periode liburan panjang. Pola ini menunjukkan perencanaan perjalanan yang matang dari masyarakat untuk memaksimalkan waktu liburan mereka secara efisien.

Keberhasilan KAI dalam melayani hampir 600 ribu penumpang selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus ini menegaskan posisi kereta api sebagai tulang punggung transportasi publik di Indonesia. Dengan terus berinovasi dalam layanan, meningkatkan kapasitas, dan memberikan kemudahan pemesanan melalui platform digital, KAI optimis dapat terus menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas jarak jauh yang aman, nyaman, dan efisien. Tren positif ini diharapkan berlanjut pada periode libur nasional berikutnya, memperkuat peran kereta api dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.